Home / News

Kamis, 16 September 2021 - 10:15 WIB

Wagub DIY: Partisipasi Perempuan untuk Vaksin Masih Kurang

Paku Alam X saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Desa Karangsewu, Kecamatan Galur, Kulonprogo. (Foto: Humas Pemda DIY)

Paku Alam X saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Desa Karangsewu, Kecamatan Galur, Kulonprogo. (Foto: Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Kulonprogo – Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X akan terus mendorong semua kegiatan vaksinasi, khususnya vaksinasi bagi pelajar dan mahasiwa, perempuan dan lansia. Sri Paduka mengimbau kepada semua penduduk DIY bahwa, jika ada kesempatan untuk divaksin maka manfaatkanlah kesempatan yang ada untuk mengikuti vaksin.

Hal ini disampaikan Paku Alam X saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Desa Karangsewu, Kecamatan Galur, Kulonprogo pada Rabu (15/9/2021).

Namun demikian, Dijelaskan Sri Paduka menemukan ada di beberapa lokasi tempat vaksinasi, dinilai partisipasi perempuan untuk vaksin masih kurang.

“Yang masih kurang itu adalah perempuan, terutamanya ibu rumah tangga,” tutur Sri Paduka.

Sri Paduka menambahkan, akan berupaya bagaimana agar kepesertaan perempuan sebagai penerima vaksin dapat lebih ditingkatkan lagi, karena menurut Sri Paduka, perempuan terutama ibu rumah tangga, dan perempuan yang berprofesi sebagai bakul (pedagang) masih belum banyak yang divaksin.

“Dan, yang tak kalah penting yang kadang terlupakan adalah kelompok lansia,” jelas Sri Paduka.

Kendala yang sering dihadapi oleh lansia adalah perlunya pendamping pada lansia saat mulai pendaftaran, pengisian google form dan pengantar untuk mendampingi lansia saat pelaksanaan vaksinasi.

Baca juga   Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Bertambah 292 Orang

Sri Paduka menyambut baik adanya pelaksanaan vaksinasi massal ini. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan vaksinasi massal ini merupakan salah satu bagian dari pelaksanaan percepatan vaksinasi di DIY.

Adapun Panewu Galur, Narya, menjelaskan kegiatan vaksinasi massal ini adalah untuk ke-3 kalinya yang digelar di kantor Kepala Desa Karangsewu oleh Kapanewon Galur.

Kegiatan vaksinasi massal kali ini dilaksanakan selama 3 hari (15-17/9/2021) dengan target penerima vaksin seribu orang perhari, terdiri dari masyarakat umum, utamanya warga Kapanewon Galur, meskipun jika ada peserta dari luar pun tetap akan dilayani.

“Targetnya perhari seribu, tapi kalau hari ini misalnya ada seribu lebih pun tetap dilayani, stok vaksinnya masih cukup,” ucap Narya.

Narya juga menjelaskan, bahwa sejauh ini animo masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi sangat baik, begitu antusias. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang mendatangi setiap tempat vaksinasi.

Baca juga   Kasus Covid-19 DIY Hari Ini: Sembuh 1079 Orang, Meninggal 18, Kasus Baru 353

“Sejak pagi warga sudah berdatangan antri untuk vaksin,” ungkapnya.

Dikatakan Narya, kegiatan serupa sebelumnya juga pernah dilaksanakan di tempat ini, yaitu pada pertengahan Agustus yang lalu selama 3 hari dengan target 3ribu, tercapai 2.300.

Kemudian, minggu lalu, dilaksanakan selama sehari dengan target 2ribu, tercapai sekitar 1.600. Untuk Vaksin kali ini diharapkan bisa tercapai target lebih dari 3ribu.

Warga yang datang pada hari ini, sebagian melakukan vaksinasi dosis 1 dan ada juga warga yang datang untuk melakukan vaksinasi dosis 2 tentunya dengan vaksin yang sama saat dosis 1 diberikan. Jenis vaksin sinovac, biasanya banyak dikunjungi oleh warga, ungkap Narya.

“Semoga vaksinasi bisa berjalan dengan lancar, warga masyarakat sebagian besar bisa tervaksin, sehingga tercapai herd imunnity yang baik sehingga masyarakat terhindar dari Covid-19,” harapnya.

Kegiatan vaksinasi massal bagi mayarakat umum, khususnya bagi masyarakat Galur diselenggarakan atas kerja sama antara Kapanewon Galur dengan Kodim 0731/KLP serta Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo. (*)

Share :

Baca Juga

Tanaman tembakau di Desa Paten Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang masih tertempel abu vulkanik Gunung Merapi. (Foto: Humas/beritamagelang)

News

Harga Tembakau Anjlok Akibat Hujan Abu Merapi
Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda Jateng)

News

Jaga Pasokan Aman, Ganjar Bentuk Satgas Oksigen
Tim Gabungan menjemput warga yang belum vaksin. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

News

Tim Gabungan Jemput Bola Warga Kacangan yang Belum Vaksin
Awalnya Kemantren Kotagede paling tinggi kekurangan warga yang belum vaksin. Namun Kotagede bisa menjadi kemantren pertama yang deklarasi tuntas vaksinasi lanjut usia. Kini Kotagede juga pertama kali kemantren yang mendeklarasikan tuntas vaksin bagi warga yang layak vaksin. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Kemantren Kotagede Deklarasi Tuntas Vaksin Covid-19
Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti menabuh gong menandai peresmian Logo HUT Ke-265 Kota Jogja. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

“Tanggap Tanggon Tuwuh”, Logo HUT Ke-265 Kota Jogja Diluncurkan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Positif Covid-19 di DIY Tambah 850 Kasus, Sembuh 390 Orang
Presiden Jokowi melakukan Penanaman Pohon Mangrove di Desa Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah (23/9/2021). Rehabilitasi mangrove tahun 2021 ditargetkan seluas 34.000 hektar di tanah air dalam rangka memulihkan, melestarikan kawasan hutan mangrove serta mengantisipasi perubahan iklim. (ANTARA FOTO/Setpres-Agus Suparto/foc)

News

Indonesia Komitmen Berkontribusi Penanganan Perubahan Iklim Dunia
Donasi vaksin Covid-19 untuk Indonesia terus berdatangan. Total vaksin yang dimiliki Indonesia akan mencapai sebanyak 277.006.270 dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi maupun bentuk mentah. (Foto: Amiriyandi/InfoPublik)

News

Indonesia Terima 800.280 Dosis Vaksin Pfizer dari AS