Home / News

Jumat, 5 November 2021 - 10:10 WIB

Wamenlu RI: Pernyataan Inggris Soal Nol Deforestasi Menyesatkan

Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar. (Foto: kemlu.go.id)

Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar. (Foto: kemlu.go.id)

NYATANYA.COM, Jakarta – Wakil Menteri Luar Negeri (wamenlu) RI Mahendra Siregar menegaskan pernyataan Menteri Iklim dan Lingkungan Internasional Inggris Zac Goldsmith, tentang nol deforestasi (zero deforestation) dan “COP26 Forest Agreement” menyesatkan.

Penyebabnya, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa itu sedang berjalan, sehingga belum ada kesepakatan apapun yang dihasilkan pada 2 November 2021, ketika deklarasi para pemimpin tentang hutan dan penggunaan lahan dirilis oleh Inggris.

Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/11/2021), Wamenlu Mahendra mengatakan bahwa pertemuan yang mendasari lahirnya deklarasi tersebut adalah “Leaders Meeting on Forrest and Land Use”.

“Dalam deklarasi yang dihasilkan itu sama sekali tidak ada terminologi ‘end deforestation by 2030’ (mengakhiri deforestasi pada 2030-red,” ujar Wamenlu Mahendra.

“Dalam menyikapi pernyataan Goldsmith kita harus mawas diri, jangan lengah, dan tidak boleh terpengaruh,” kata dia.

Baca juga   Ganjar-Luhut Sepakat Tunda Rencana Kenaikan Tarif Naik Candi Borobudur

Sebaliknya, Wamenlu Mahendra mengatakan bahwa Indonesia akan terus fokus dalam pengelolaan hutan, seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidato pembukaan COP maupun dalam leaders meeting pada 2 November 2021.

“Apalagi yang diungkapkan Presiden Jokowi tentang upaya dan pengelolaan hutan kita diapresiasi banyak negara karena memberikan hasil konkret,” tutur dia.

Lebih lanjut Wamenlu RI mengungkapkan bahwa Indonesia telah mencapai kemajuan terbesar dalam pencegahan karhutla dan deforestasi.

“Jadi ada fakta yang kontras. Kita berhasil mengelola hutan, sementara di belahan lain termasuk negara-negara maju seperti AS, Australia, dan Eropa dilanda karhutla yang terbesar selama ini,” kata Wamenlu Mahendra.

Sebelumnya, Menteri Iklim dan Lingkungan Internasional Inggris Zac Goldsmith mengatakan bahwa telah terkumpul komitmen “dari lebih dari 100 negara, yang mewakili lebih dari 85 persen hutan dunia, untuk mengakhiri deforestasi pada 2030”.

Baca juga   Epidemiolog Kamaluddin Latief: Vaksin Booster Bantu Tingkatkan Perlindungan

Pernyataan yang merupakan bagian dari dokumen berjudul “COP26 Forest Agreement” itu dia unggah melalui media sosial Twitter pada 2 November 2021.

Padahal, berdasarkan dokumen deklarasi para pemimpin dunia termasuk Indonesia, yang berkumpul di Glasgow untuk menghadiri KTT tersebut, sama sekali tidak disebutkan pernyataan tentang mengakhiri deforestasi.

Alih-alih menyebut tentang nol deforestasi, deklarasi tersebut menegaskan komitmen para pemimpin untuk “bekerja secara kolektif untuk menghentikan dan membalikkan hilangnya hutan dan degradasi lahan pada 2030, sambil mengupayakan pembangunan berkelanjutan dan mempromosikan transformasi pedesaan yang inklusif”. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Sayembara Pradesain Jogja Planning Gallery (JPG) telah memasuki tahap final. Sri Sultan mengungkapkan harapannya agar nantinya JPG ini nantinya bisa menjadi pusat budaya. Foto: Humas Pemda DIY

News

Gedung DPRD DIY dan Teras Malioboro 2 Dipindah, Jogja Planning Gallery Jadi Pengganti
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan. (Foto: Humas Kemenko Marves)

News

Kasus Covid-19 di Indonesia Turun Lebih dari 98 Persen
Haryadi Suyuti dalam pencanangan kampung Pancasila Panembahan pada Kamis (7/4/2022) di Jalan Langenastran, Panembahan, Kraton, Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Kampung Pancasila Jangan Hanya Berhenti Saat Pencanangan Saja
Ilustrasi. (Foto: Istimewa/InfoPublik/Kominfo)

News

Temui Titik Terang, Pemerintah Tegaskan akan Ungkap Kasus Satelit Orbit 123 BT
Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej dalam rapat kerja dengan DPR RI. Foto: kemenkumham.go.id

News

Delik Aduan, Ini Ancaman Pidana untuk Penghina Pemerintah di RKUHP
Penampakan Gunung Merapi pukul 04.48 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

News

Gunung Merapi 2 Kali Keluarkan Awan Panas Guguran
Visual Gunung Merapi Selasa (22/6/2021) pukul 03.38 WIB. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan sidak ke Pasar Bulu Kota Semarang, Selasa (5/4/2022) untuk mengecek ketersediaan serta harga minyak goreng di pasaran. (Foto:Humas Jateng)

News

Temukan Minyak Goreng Curah Dijual Hingga Rp22 Ribu, Ganjar: Sistem Distribusi Harus Diubah