Home / Plus

Senin, 6 September 2021 - 22:03 WIB

Warga Balirejo Sulap Gang Gersang Jadi Kebun Strawberry

Kreativitas warga Balirejo tak berhenti disitu, mereka juga berinovasi dengan hasil panen strawberry. Strawberry tersebut diolah oleh ibu-ibu PKK kampung Muja muju menjadi berbagai camilan. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Kreativitas warga Balirejo tak berhenti disitu, mereka juga berinovasi dengan hasil panen strawberry. Strawberry tersebut diolah oleh ibu-ibu PKK kampung Muja muju menjadi berbagai camilan. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Ada banyak cara untuk menciptakan suasana kampung agar tampak lebih hijau, segar dan sejuk. Seperti yang dilakukan warga Balirejo, Kelurahan Muja-Muju, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang menyulap sebuah gang padat penduduk menjadi area perkebunan.

Tak tanggung-tanggung yang mereka tanam adalah tanaman strawberry. Ratusan tanamam yang ditanam dengan media polybag ini tersusun rapi di sepanjang jalan yang berada di pinggir bantaran sungai Gajah Wong tersebut.

Ketua kampung Strawberry Balirejo, Supardi mengatakan penanaman tanaman Strawberry tersebut agar gang terlihat rindang dan jauh dari kesan kumuh.

“Ini untuk menghilangkan rasa panas dan gersang, kami memulai menanam beberapa tanaman salah satunya adalah strawberry,” katanya di lokasi, Senin (6/9/2021).

Baca juga   Mantab! Guru SD Ini Raup Rp14 Juta/ Bulan dari Beternak Bebek

Di gang tersebut juga terdapat berbagai jenis strawberry yang ditanam seperti Strawberry California, Mirlan, Manohara, Manora, Kelly, mencir.

Ia bercerita penanaman strawberry ia mulai pada akhir tahun 2019, seiring berjalannya waktu, ia dibantu warga sekitar menanam buah tersebut, bahkan sekarang selain strawberry warga juga menanam berbagai buah-buahan seperti Alpukat Aligator, Jambu Madu Deli, Kelengkeng Merah, dan Mangga Mahatir.

“Selain menggunakan polybag untuk menanam stroberi, warga juga memanfaatkan kembali botol-botol plastik bekas air mineral, plastik bekas minyak goreng, dan juga paralon,” ujarnya.

Kreativitas warga Balirejo tak berhenti disitu, mereka juga berinovasi dengan hasil panen strawberry. Strawberry tersebut diolah oleh ibu-ibu PKK kampung Muja muju menjadi berbagai camilan seperti dodol strawberry, coklat strawberry hingga keripik daun strawberry.

Baca juga   Wawali Berikan Dukungan Kepada Aurelia di Ajang PON Papua

“Buah Strawberry segar dikemas dan dijual seharga Rp10.000 – Rp15.000, diolah menjadi bahan pasta, kue nastar, kue kering, dodol, dan daunnya dijadikan keripik stroberi,” jelasnya.

Bahkan kampung strawberry ini juga memasok bibit strawberry ke penjual-penjual tanaman di Yogyakarta.

Supardi berharap kedepan lokasi ini bisa dikembangkan sebagai lokasi agrowisata, dimana pengunjung bisa memetik strawberry langsung dan menikmatinya.

“Pengennya bisa buat agrowisata, wisatawan datang memetik strawberry ditimbang baru mereka membayar,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Dengan kain ecoprint produksinya, menjadi salah satu penyemangat Sanggar Pawonjogan untuk terus berbagi kepada banyak orang. (Foto: agoes jumianto)

Plus

Sanggar Pawonjogan, Bangun Semangat Berbagi dan Tak Ingin Menyerah dengan Pandemi
Mulyana, di luar aktivitasnya sebagai guru SD, suskes menjalankan usaha beternak bebek petelur. (Foto: zainuri arifin)

Plus

Mantab! Guru SD Ini Raup Rp14 Juta/ Bulan dari Beternak Bebek
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menerima bibit pohon dari Fahmi Ali dan Lukman, yang berkeliling Indonesia mengkampanyekan menanam pohon. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Plus

Bersepeda Keliling Indonesia, Fahmi dan Lukman Kampanyekan Menanam Pohon
(Ilustrasi: agoes jumianto)

Plus

Pantau Pasien Isoman, Muhammad Alive Ciptakan Gelang ‘Laron’
Gus Yasin mengapresiasi kreativitas para santri Pondok Pesantren Al Ma’wa Kendal, yang mampu memproduksi berbagai jenis pesawat aeromodeling. (Foto: Humas Jateng)

Plus

Diapresiasi Gus Yasin, Santri Kreatif Ini Produksi Pesawat Aeromodeling
Anak-anak di Desa Nglobo mengekspresikan dukungannya pada atlet Jateng yang berlaga di PON XX Papua dengan menggambar. (Foto: Dokumentasi Sedulur Art Blora)

Plus

Begini Anak-anak Desa Nglobo Dukung Atlet Jateng Berlaga di PON XX Papua
Sebanyak 30 siswa SMA Negeri 2 Temanggung disiapkan menjadi agen perubahan antiperundungan. (Foto:Diskominfo Jateng)

Plus

SMAN 2 Temanggung Siapkan Agen Anti Bullying
Siapa sangka jika minyak jelantah alias mijel bisa diolah menjadi sabun cuci, Susi sudah membuktikannya. (Foto: Diskominfo Klaten)

Plus

Susi Sukses Olah Mijel Menjadi Sabun Cuci