Home / News

Kamis, 4 Januari 2024 - 22:45 WIB

Warga Sumringah Usai Lintasi Jembatan Ganepo Sragen yang Diresmikan Pj Gubernur Jateng

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana baru saja meresmikan Jembatan Ganepo di ruas Galeh-Ngrampal, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Kamis (4/1/2024). Foto: Humas Jateng

Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana baru saja meresmikan Jembatan Ganepo di ruas Galeh-Ngrampal, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Kamis (4/1/2024). Foto: Humas Jateng

NYATANYA.COM, Sragen – Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana baru saja meresmikan Jembatan Ganepo di ruas Galeh-Ngrampal, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Kamis (4/1/2024).

Diresmikannya jembatan membuat masyarakat, termasuk para sopir merasa senang.

“Jembatan lama itu sempit kalau melintas harus ngalah. Adanya jembatan baru, bisa lebih aman,” ungkap pengemudi truk, Panggih saat melintasi jembatan.

Warga Sambungmacan, Sragen ini menyampaikan, adanya jembatan itu sama saja melancarkan mobilitas, termasuk kendaraan ekspedisi dari Jawa Timur menuju Semarang atau sebaliknya, yang melalui Grobogan.

“Saya biasa pakai jalan ini untuk ke pasar dari Sragen ke Purwodadi, Grobogan. Kalau lewat jembatan baru bisa lebih cepat pula. Warga senang adanya pelebaran atau penambahan jembatan,” kata Panggih.

Baca juga   Satgas Jogo Tonggo Diminta Dorong Penyintas Covid-19 Donorkan Plasma Konvalesen

Hal senada disampaikan sopir angkutan umum bus jurusan Tangen Sragen, Tarto.
Dia mengaku, keberadaan Jembatan Ganepo yang baru membuatnya senang, karena bisa lebih nyaman mengingat tidak perlu bergantian saat melintasi jembatan lama.

“Tadinya melintas jembatan sempit sekarang sudah lebar. Berjalan dengan lancar. Pokoknya sangat membantu sekali,” ungkapnya.

Ditambahkan, adanya jembatan itu juga membuat penumpang angkutan lebih senang, karena bisa cepat sampai ke tujuan. Itu lantaran bus tidak perlu antre lama saat lewat jembatan.

“Masyarakat sangat senang adanya jembatan baru ini,” tuturnya.

Sopir truk pengangkut binatang ternak, Aryanto menceritakan, dulu saat masih melewati jembatan lama, kerap kesal karena tidak sedikit sopir yang saling mendahului atau menerobos antrean.

Baca juga   Tim Yustisi Demak Sita 48.180 Batang Rokok Ilegal

“Saat lewat jembatan lama, pernah ada sopr yang tidak mau bergantian. Ingin lebih dulu. Tapi sekarang, Alhamdulillah, sekarang sudah jadi,” ucap Aryanto warga Gunungkidul, DIY, saat melintasi jembatan.

Diakui, dulu, melintasi jembatan lama, dapat menghambat perjalanan. Sebab, saat dua truk berpapasan, ruangnya sangat sempit. Hal itu membuat para sopir khawatir bila sampai menyenggol kendaraan lain.

“Dulu saat lewat jembatan lama, itu sempit sangat terhambat. Agak ngepres, sempit. Alhamdulillah, kini ada jembatan baru bisa leluasa dan lancar,” terangnya.

Pemotor, Yulo mengatakan, bangunan jembatan baru membuatnya bisa berkendara lebih lancar. Tentu itu berbeda, dibandingkan saat dulu melintasi jembatan lama.

“Sekarang jauh lebih lancar arus lalu lintasnya,” kata Yulo. (N1)

Share :

Baca Juga

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi didampingi Asisten Perekonomian Kadri Renggono dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono melakukan pemantauan ketersediaan stok serta harga bahan pangan, daging dan minyak goreng di sejumlah lokasi. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Jaga Kestabilan Harga Bahan Pangan di Bulan Ramadan, Pemkot Yogya Siapkan Operasi Pasar
Pemerintah kembali melanjutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 hingga 4 Oktober 2021 di Kota Yogyakarta. Sejumlah ruas jalan juga masih ditutup. (Foto: Agoes Jumianto)

News

PPKM Kembali Diperpanjang, Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal
Tanam perdana bibit tanaman porang untuk komoditas ekspor di wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Blora, Jumat (29/10/2021). (Foto:MC Kab Blora/Teguh)

News

Blora Kembangkan Budi Daya Porang Komoditas Ekspor
Foto: Antara

News

Penyeberangan dari Bakauheni – Merak Masih Sepi, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3
(Ilustrasi/nyatanya.com)

News

Hari Ini 780 Orang Positif Covid-19 di DIY Sembuh
Foto: Ryiadhy BN/InfoPublik.id

News

Penyekatan Menuju Sirkuit MotoGP Mandalika 2022 Sudah Dimulai
Ditjen Hubud Kemenhub memastikan operasional penerbangan di Bandar Udara Abdulrachman Saleh di Malang dan Bandar Udara Internasional Juanda di Surabaya tetap beroperasi normal, pasca-erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu (4/12/2021) yang terjadi sekitar pukul 15.32 WIB. (Foto: Istimewa)

News

Gunung Semeru Erupsi, AirNav Indonesia Antisipasi Operasional Penerbangan
Ganjar Pranowo gowes memantau wilayah banjir di Kota Semarang, Minggu (1/1/2023). Foto: Humas Jateng

News

Awali Tahun Baru, Ganjar Gowes Cek Banjir di Kota Semarang