Home / News

Senin, 12 Juli 2021 - 21:44 WIB

Wartawan dan MUI Jateng Dorong Pemberitaan Positif Soal Covid-19

(nyatanya.com)

(nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Semarang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menyerukan bersama agar dalam pemberitaan Covid-19 media massa dan media sosial menonjolkan narasi positif. Harapannya agar masyarakat terjauhkan dari traumatika berkepanjangan di tengah kondisi Covid-19 yang masih mengganas.

Seruan bersama tersebut ditandatangani Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud NS dan Ketua Umum MUI Jawa Tengah KH Ahmad Darodji, di Studio TVKU Semarang, Senin (12/7/2021). Usai penandatanganan naskah seruan bersama, dilanjutkan webinar bertema Urgensi Bernarasi Positif dalam Pemberitaan Media di tengah Kondisi Covid-19.

Baca juga   Gunung Merapi 2 Kali Muntahkan Awan Panas, Potensi Bahaya di Tenggara–Barat Daya

Ketua Komisi Infokom MUI Jawa Tengah Isdiyanto Isman yang membacakan naskah seruan bersama menegaskan, ada empat butir seruan. Pertama, PWI Jateng dan MUI Jateng mengajak media massa dan media sosial untuk tidak memblow-up berita dan informasi seputar perkembangan kondisi Covid-19 dengan narasi-narasi yang berpotensi memunculkan trauma di kalangan masyarakat. PWI-MUI menyerukan, saatnya berita dan informasi, dikonstruksikan menjadi berita dan informasi yang mampu membangun rasa optimisme masyarakat dalam menghadapi pandemi.

“Kedua, berita adalah konstruksi dari peristiwa. Maka dalam mengemas perkembangan seputar Covid-19 media massa diingatkan agar menggunakan nurani tertingginya, sehingga berita yang tersaji tidak menimbulkan rasa trauma masyarakat, melainkan justru sebaliknya mampu membangkitkan semangat dan optimisme masyarakat untuk melawan pandemi,” ujar Isdiyanto.

Baca juga   Terus Gencarkan Vaksinasi, Upaya Pemkot Yogya Tekan Kasus Covid-19

Butir ketiga, media massa dan media sosial diharapkan benar-benar menghindari hoaks dalam sajian informasinya terkait perkembangan pandemi, agar tidak menimbulkan keguncangan dan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Keempat, tokoh masyarakat dan tokoh agama agar aktif membantu sosialisasi terkait pentingnya partisipasi masyarakat dalam melaksanakan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam upaya memutus mata rantai pandemi Covid-19,” harapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Ganjar Pranowo menjadi gubernur pertama yang berkunjung ke Pulau Parang. (Foto: Humas Jateng)

News

Senangnya Warga Parang Sambut Ganjar, Gubernur Pertama yang Berkunjung
Hotel Grand Tjokro Yogyakarta, salah satu hotel yang menyediakan fasilitas isoman pasien Covid-19. (Foto: grantjokro.com)

News

Bantu Pulihkan Ekonomi, Danais Dukung Pengadaan Peralatan Kesehatan 9 Hotel Isoman
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

97 Warga Salaman Sembuh Covid-19
Bupati Kudus HM Hartopo, saat meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di SDIT Al-Islam Kudus. (Foto: Diskomindo Kudus)

News

Sekolah Harus Punya SOP Protokol Kesehatan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Hari Ini 1030 Kasus Positif Covid-19 di DIY Sembuh, Meninggal 26 Pasien
Ganjar Pranowo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Karimunjawa, Kabupaten Jepara. (Foto:Diskominfo Jateng)

News

Vaksinasi di Karimunjawa Ditargetkan Selesai Tiga Hari
Ganjar Pranowo. (Foto:Humas Jateng)

News

Cegah Klaster Baru, Bubarkan PTM yang Digelar Tanpa Izin
Pengamatan visual aktivitas Gunung Merapi pukul 07.20 WIB pagi tadi. (Foto:BPPTKG)

News

Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas