Home / News

Rabu, 10 November 2021 - 00:36 WIB

Waspada Bahaya Lahar, Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas

Penampakan awan panas guguran Gunung Merapi pada Selasa (9/11/2021) pukul 23:45 WIB. (Foto: BPPTKG)

Penampakan awan panas guguran Gunung Merapi pada Selasa (9/11/2021) pukul 23:45 WIB. (Foto: BPPTKG)

NYATANYA.COM, Sleman – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitasnya, Selasa (9/11/2021). Selain guguran awan panas, mulai seringnya hujan yang turun di puncak Gunung Merapi juga perlu diwaspadai karena berpotensi banjir lahar.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTG) melaporkan awan panas guguran Gunung Merapi tanggal 9 November 2021 pukul 18:17 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 180 detik dengan jarak luncur 2.000 meter ke arah barat daya.

Baca juga   Pengurus Forum Masyarakat Katolik Indonesia Kabupaten Bantul Dilantik

Awan panas guguran berikutnya terjadi pada pukul 23:45 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 14 mm dan durasi 132 detik dengan jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya.

Baca juga   Sukses Pimpin Lembaga DPR, Dongkrak Elektabilitas Puan Sebagai Kandidat Capres 2024

Sebelumnya, BPPTKG juga melaporkan hujan yang turun di puncak Gunung Merapi pada Selasa (9/11/2021) tercatat mulai pukul 14:51 WIB dengan total curah hujan 71 mm.

“Masyarakat yang beraktivitas di alur sungai yang berhulu di Merapi agar mewaspadai bahaya lahar,” demikian imbauan BPPTKG dalam akun Twitter resminya.

(Aja)

Share :

Baca Juga

Dialog Ramadan Pekerja dengan tema 'Menggagas Program Jaminan Sosial Daerah Bagi Masyarakat DIY' yang diinisiasi oleh MPBI DIY. (Foto:Ist)

News

May Day, Aliansi Buruh Yogya Siap Gelar Aksi Desak Pembatalan Omnibus Law Cipta Kerja
Kondisi terkini banjir yang telah surut di Kabupaten Cilacap. (Foto: BPBD Cilacap/istimewa).

News

Pasca Banjir Bandang di Cilacap, Warga Mulai Bersihkan Lumpur dan Sampah
Ilustrasi masyarakat menggunakan aplikasi pedulilindungi. (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/hp)

News

Kabar Baik! Serifikat Vaksin Indonesia Berlaku Internasional, Begini Caranya
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Kasus Covid-19 di 15 Provinsi Konsisten Turun, 8 Provinsi Masih Landai
Foto: BPMI Setpres

News

Presiden Luncurkan Teknologi 5G Smart Mining, Pertama di Asia Tenggara
Mobil ambulans milik Pemerintah Desa Menoreh berwarna pink yang imut dan centil. (Foto: Humas Magelang)

News

Gimana Perasaanmu Lur, Kalau Mobil Ambulans Warnanya Pink
Setelah nyaris vakum dua tahun akibat pandemi Covid-19, kapal milik PT PELNI (Persero) siap berlayar kembali ke Karimunjawa, Jawa Tengah. (Foto: PELNI)

News

Dua Tahun Vakum, KM Lawit dan Kelimutu Kembali Layani Rute Karimunjawa
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. (Foto: Kementerian Luar Negeri RI)

News

Situasi di Afghanistan Memburuk, Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan