Home / Peristiwa

Senin, 18 Oktober 2021 - 09:26 WIB

Wawali Heroe Poerwadi Resmi Tutup Gelaran “Sekati YK Ing Mall”

Wawali Yogyakarta Heroe Poerwadi menutup gelaran

Wawali Yogyakarta Heroe Poerwadi menutup gelaran "Sekati YK Ing Mall", Minggu (17/10/2021) di Lippo Plaza. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Gelaran sekaten modern yang digelar di tiga mall (Malioboro Mall, Galeria Mall, Lippo Plaza) Yogyakarta bertajuk Sekati YK Ing Mall yang diadakan 13-18 Oktober 2021 resmi ditutup Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, di Lippo Plaza, Minggu (17/10/2021).

Kegiatan yang dikemas dengan semangat perayaan Sekaten itu diharapkan menjadi kegiatan ekonomi dan seni budaya setiap tahun. Wawali memberikan apresiasi luar biasa yang turut mensukseskan kegiatan yang menjadi bagian upaya pemulihan ekonomi UMKM, mall dan pembiasaan protokol kesehatan di masa pandemi.

“Upaya pemulihan harus dilakukan secara konkret dan nyata sehingga harapannya dampaknya betul-betul dirasakan pertumbuhan ekonomi,” kata Heroe saat penutupan Sekati YK Ing Mall di Lippo Plaza, Minggu (17/10/2021).

Heroe menegaskan mall dipilih karena dari penilaian Kementerian Perekonomian, mall-mall di Kota Yogyakarta mendapatkan nilai tertinggi dalam pelaksanaan dan penyediaan fasilitas protokol kesehatan. Lewat kegiatan itu diharapkan dapat membiasakan masyarakat beradaptasi dengan kebiasaan baru.

“Sekati YK Ing Mall adalah kesempatan bagi pelaku UMKM industri kreatif untuk menggelar karya dan promosi. Maka kita harus mulai menunjukkan geliat ekonomi, di masyarakat, di mall dan di manapun. Ini bagian bagaimana kita secara cepat merespon kondisi ketika kasus Covid-19 menurun dan terkendali mulai menata ekonomi dan sosial,” terangnya.

Baca juga   Heroe Poerwadi: Pentingnya Membaca untuk Kemajuan Bangsa dan Negara

Menurutnya sejak awal tidak terlalu membebani Sekati YK Ing Mall dapat terselenggara secara ideal karena ide sampai realisasi hanya 2 minggu. Hal terpenting kegiatan yang pertama diadakan itu dapat terselenggara untuk menciptakan suasana perayaan Sekaten secara ekonomi dan seni bisa terasa di mall. Namun ke depan pihaknya berharap tahun depan penyelenggaraan Sekati YK Ing Mall dapat dipersiapkan lebih baik lagi.

“Tapi untuk tahun-tahun mendatang saya kira perlu diperbaiki agar Sekati YK Ing Mall bisa menjadi event budaya untuk memeriahkan Sekaten yang diadakan Kraton. Menjadi event budaya ekonomi untuk mempromosikan produk-produk industri kreatif dan bagian ekspresi seni budaya dari kampung-kampung di Yogya,” jelasnya.

Heroe menyatakan dari pantauan respon netizen di media sosial terkait Sekati YK Ing Mall ada yang mempertanyakan tentang ada tidaknya permainan seperti di perayaan pasar malam Sekaten seperti Ombak Banyu dan Tong Setan.

Hal itu menunjukan perayaan Sekaten menjadi kegiatan dan pengalaman kultural di masyarakat. Oleh karena itu ke depan Sekati YK Ing Mall juga dapat dimodifikasi dengan kegiatan permainan edukatif dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan.

Baca juga   Predikat Yogya Kota Layak Anak Utama Jadi Kado HAN 2021

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko mengatakan Sekati YK Ing Mall telah berjalan dengan lancar. Ada sekitar 70 pelaku industri kreatif fesyen, kerajinan dan kuliner yang terlibat dan khusus di Lippo Plaza diikuti juga 10 kampung wisata di kota Yogyakarta.

Sekati YK Ing Mall diharapkan menjadi media promosi produk-produk UMKM dan produk- produk yang dihasilkan dari kampung-kampung wisata. Termasuk pendorong pemulihan ekonomi dan parwisata di Kota Yogyakarta

“Sekati YK ing mall adalah ide kreatif, adaptif dan inovatif dari Bapak Wakil Walikota yang mentransformasikan perayaan Sekaten. Tahun ini masih banyak kegiatan yang harus disempurnakan. Tapi menjadi tantangan bagi kita semua untuk menyempurnakan di tahun depan sehingga menjadi event tahunan untuk percepatan ekonomi di Kota Yogya,” papar Wahyu.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif kepada pengelola kampung wisata yang lolos masuk menjadi 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2021. Kampung wisata yang mendapatkan penghargaan adalah Dewabroto, Sosromenduran, Tamansari, Cokrodiningratan, Dipowinatan, Tahunan dan Purbayan. (*)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming bersama Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.(Foto:Diskominfo Surakarta)

Peristiwa

Sragen Terima Bantuan 100 Oksigen Konsentrator dari Surakarta
Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM secara simbolis menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani. (Foto: Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Puan Maharani Bantu Alsintan Petani Sukoharjo
Saksi beberkan fakta sesungguhnya di muka persidangan gugatan terhadap Gubernur Ganjar Pranowo. (Foto: dokumentasi tim kuasa hukum LBH Nyi Ageng Serang)

Peristiwa

Seputar Gugatan GEMPADEWA Terhadap Gubernur Ganjar Pranowo, Keterangan Saksi Tergugat Mentahkan Gugatan Penggugat
Bupati Batang Wihaji mencukur rambut di dalah satu warga yang disambanginya. (Foto: MC Batang)

Peristiwa

Tilik Warga, Bupati Batang Cukur Rambut Bayar Rp2 Juta
Dalam situasi PPKM ini DPP Kota Yogyakarta mengimbau dan mengarahkan Panitia pemotongan hewan kurban untuk memperketat protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

DPP Kota Yogya Perketat Pengawasan Hewan Kurban Selama PPKM Darurat
Kegiatan vaksinasi di SMA Kolese De Britto. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Sambut Tahun Ajaran Baru, SMA Kolese De Britto Vaksin 1.000 Siswa dan Keluarganya
Pojok hijau dan Muria Farm di Desa Besito menghasilkan sayuran berkualitas. (Foto: Diskominfo Kudus)

Peristiwa

PKK Dorong Geliat UMKM dalam Masa Pemulihan Ekonomi
Gibran Rakabuming Raka menerima bantuan tahap kedua dari Bank Indonesia. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

BI Kembali Salurkan Bantuan Tabung Oksigen untuk Surakarta