Home / Peristiwa

Kamis, 19 Agustus 2021 - 15:53 WIB

Wawali Yogya Jabat Ketua Umum MES DIY

Heroe Poerwadi resmi menjabat Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY. (Foto:Humas Pemkot Yogya)

Heroe Poerwadi resmi menjabat Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY. (Foto:Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Wakil Walikota (Wawali) Yogyakarta Heroe Poerwadi resmi menjabat Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 1442-1445 H usai dilantik bersama para pengurus baru. Heroe dipilih sebagai ketua umum berdasarkan hasil musyawarah wilayah MES DIY pada 13 Maret 2021.

“Kami mempunyai tekad untuk membangun ekosistem MES di DIY. Berfokus pada peningkatan sumber daya manusia. Sebelum dilantik kami telah mengadakan rapat kerja agar kinerja kami bisa cepat memberikan manfaat bagi masyarakat, terlebih di masa pandemi,” kata Heroe, saat pelantikan Pengurus MES DIY di Balai Kota Yogyakarta, Kamis (19/8/2021).

Pelantikan pengurus MES DIY dilakukan secara luring yang dihadiri 15 pengurus harian dan sebagian Dewan Pembina/Pakar dengan protokol kesehatan. Pengurus MES DIY dilantik oleh Ketua III Pengurus Pusat MES Firdaus Djaelani secara daring.

Pelantikan dihadiri oleh kalangan perbankan syariah, pendidikan, pengusaha, organisasi msyarakat keagamaan dan sosial, organisasi profesi serta pengurus MES seluruh Indonesia secara daring.

Adapun pengurus MES DIY terdiri dari Ketua Umum Heroe Poerwadi didampingi lima ketua yakni Edy Suprayitno, Ridwan, Dandan, Wulan dan Ahmad Akbar Susamto Sekretaris Umum Edi Sunarto didampingi dua sekretaris Kurnia dan Octo Noor Arafat dan Bendahara Umum Noor Lisnaini Pamella didampingi dua bendahara Dana Suswati dan Tunggal Jaya serta 17 departemen.

Baca juga   DIY Siap Gelar Pesparawi Nasional 2022

Heroe menyatakan dalam musyawarah wilayah MES DIY program- program yang telah dirumuskan dan dihasilkan di antaranya sosialisasi, pelatihan, pendampingan, webinar dengan berbagai macam tema dan topik.

Selain itu melakukan bentuk kerja sama, pembentukan MES daerah, dan program- program unggulan yang akan terus dilanjutkan yakni Jogja Halal Festival dan Arisan MES.

“Dalam program di wilayah DIY harus fokus agar jelas apa yang akan dilakukan. Terutama potensi- potensi yang ada di DIY. Ini didasari karena potensi ekonomi syariah di DIY cukup besar dan melihat peluang dalam pasar global ekonomi syariah,” paparnya.

Pihaknya menyebut berdasarkan laporan State of The Global Islamic of Economy saat ini Indonesia sudah masuk dalam pemain besar ekonomi Syariah dunia yaitu masuk peringkat empat.

Meski demikian kontribusi Indonesia dalam pasar halal dunia baru mencapai 3,8 persen atau sekitar 2,1 triliun US Dollar. Indonesia, lanjutnya, masih menjadi konsumen pasar global ekonomi syariah yang mencapai 10 persen atau setara 214 miliar US Dollar.

Baca juga   'Tigre Arciera', Kolaborasi De Britto dan Stece Rayakan HUT ke-73

“Tentu ini tantangan besar bagi kita semua. Bagaimana kita mampu untuk menjadi produsen produk halal dunia. Oleh karena itu kami terus mendorong potensi- potensi di DIY. Misalnya potensi fesyen baju muslim agar bisa menjadi bagian produk ekspor Indonesia,” tambah Heroe.

Dicontohkan industri makanan halal Indonesia pernah masuk peringkat empat dan pertumbuhan ekonomi di DIY selama pandemi salah satunya ditopang dari pertanian dan makanan.

Oleh sebab itu diharapkan potensi itu dapat ditingkatkan menjadi ekspor produk halal. Termasuk sektor pariwisata di DIY perlu pengembangan sarana prasarana agar mampu merebut pariwisata halal dunia.

Sementara itu Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam X yang membacakan sambutan Gubernur DIY lewat video mengatakan, sektor pariwisata ramah muslim mengalami pertumbuhan negatif selama beberapa tahun.

Hal itu menjadi tantangan pengurus baru MES DIY. Selain itu MES DIY diharapkan berperan aktif membantu masyarakat di masa pandemi dan bersinergi dengan semua pihak. (*)

Share :

Baca Juga

Walikota Surakarta, Gibran Rakabumining saat menyerahkan bantuan oxygen concentrator kepada Pemkab Klaten. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Giliran Klaten Dapat Bantuan Oxygen Concentrator dari Pemkot Surakarta
Sri Sultan menerima penyerahan hadiah Paritrana Award Tahun 2020 berupa satu unit mobil dari BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Raih Paritrana Award 2020, Pemda DIY Terus Komitmen Berikan Jaminan Ketenagakerjaan
Pemantauan diperlukan untuk memastikan ketersediaan obat di apotek dalam jumlah aman. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Meski Permintaan Tinggi, Stok Obat di Temanggung Dipastikan Aman
Ilustrasi Pemprov terus dorong siswa di Jateng lakukan vaksin. Gubernur Ganjar Pranowo dalam sebuah kesempatan meninjau pelaksanaan vaksin untuk anak sekolah. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Tingginya Antusiasme Anak Ikuti Vaksinasi Covid-19 di Semarang
Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten menyiapkan ratusan vaksinator guna mempercepat vaksinasi. (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Percepat Vaksinasi, Pemkab Klaten Siapkan 538 Vaksinator
Vaksinasi massal bagi masyarakat disekitar kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder, Gunungkidul. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

DLHK DIY Gelar Vaksinasi Massal di Tahura Bunder
Bank Bapas 69 dukung pertumbuhan sektor usaha kecil di Magelang, dengan cara membeli hasil produk UMKM. (Foto:Humas Kab.Magelang)

Peristiwa

Produk UMKM Magelang Dipasarkan di Galery Display Bank Bapas 69
PHRI saat sidak di McDonal's Sultan Agung. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Hotel dan Resto yang Tak Taat Prokes Bakal Kena Sanksi