Home / Peristiwa

Rabu, 29 September 2021 - 21:31 WIB

Wayang Jogja Night Carnival #6 Digelar dengan Prokes Ketat

Workshop Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #6 di Hotel The Alana Malioboro. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Workshop Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #6 di Hotel The Alana Malioboro. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #6 sebagai puncak acara HUT Ke-265 Kota Yogyakarta akan diselenggarakan secara virtual karena masih dalam kondisi pandemi. Masyarakat dapat menyaksikan perhelatan tahunan ini melalui kanal Youtube Pemkot Jogja. Selain itu, Pemkot Yogya akan mengerahkan Satpol PP untuk memantau dan mengkondisikan lapangan agar tidak ada kerumunan orang di sekitar lokasi pengambilan gambar.

Hal itu disampaikan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti selaku narasumber saat memberikan arahan dalam Workshop WJNC #6 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta di Hotel The Alana Malioboro, Rabu (29/9/2021).

Haryadi menyampaikan apresiasi pada pelaku seni yang telah berpartisipasi dalam WJNC dan meminta sebelum dilakukan pementasan akan dilakukan rapid antigen dan telah vaksin minimal dosis satu.

“Kami tidak ingin ada klaster baru pasca WJNC oleh karena itu setiap orang yang terlibat harus melaksanakan protokol kesehatan, bahkan dalam pementasan kesenian pun harus tetap mengenakan masker,” kata Haryadi.

Baca juga   Demak Gencarkan Vaksinasi Usia 12 hingga 18 Tahun

Pemkot Yogya ingin menjadi contoh dalam penyelenggaraan even virtual dengan cara semua yang terlibat dalam pementasan WJNC wajib disiplin prokes dan sudah divaksin minimal dosis satu. Selain itu juga akan dideklarasikan Kota Yogaykarta tuntas vaksin dimana warganya telah tervaksin 100 persen.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko menuturkan bahwa para penampil dari 14 kemantren yang terbagi dalam empat stage telah berlatih keras dalam persiapan WJNC.

Perhelatan WJNC saat ini merupakan upaya untuk memberikan alternatif pementasan seni pertunjukan yang dilakukan dalam kodisi pandemi dengan protokol kesehatan yang ketat, termasuk dalam desain kostum yang telah dibuat selaras dengan masker yang akan dikenakan pada saat pentas.

Baca juga   Kelurahan Giwangan Kini Jadi Kampung Tangguh Melawan Narkoba

“Mudah-mudahan meski dalam keterbatasan sebagai akibat adanya pandemi Covid-19, kita bisa menghadirkan pertunjukan virtual WJNC #6 yang mampu menjadi salah satu ikon pariwisata dan selalu ada di hati masyarakat Yogyakarta, nasional bahkan internasional,” kata Wahyu.

KPH Notonegoro yang juga sebagai narasumber dalam workshop teresebut menyampaikan bahwa meski sulit untuk bersaing dengan Brasil dalam pelaksanaan festival yang melibatkan banyak orang namun Yogya bisa membuat festival yang unik, berciri khas lokal yang tidak ada duanya.

“Kita buat festival yang prasojo atau terkesan lugu, unik, berciri khas lokal yang mencerminkan orisinalitas dalam kemasan menarik sehingga dicari dan diminati oleh orang asing,” jelas Notonegoro.

Lebih lanjut Notonegoro berpesan dalam pementasan hendaknya unsur nyawiji, greget, sengguh ora mingkuh ada agar antara wiraga dan wirama menjadi satu kesatuan yang harmonis. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintah Kapanewon Gamping menyelenggarakan pertemuan bersama segenap komunitas relawan di Kantor Panewu Gamping, Rabu 6 Oktober 2021. (Foto:MC Kab Sleman)

Peristiwa

Antisipasi Bencana, Kapanewon Gamping Siapkan Kepengurusan FPRB
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Suyana, dalam jumpa pers di Balai Kota, Jumat (16/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Di Luar RPH Giwangan, Panitia Kurban Diminta Lapor ke Dinas Pertanian dan Pangan
Gibran meninjau tempat isolasi mandiri terpusat di SMP 8 Surakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Surakarta)

Peristiwa

Pastikan Kondisi Warga yang Isolasi Terpusat Tercukupi, Gibran Bawakan Buah-buahan
Panen perdana porang di Kabupaten Semarang. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Petani Porang Desa Tukang Raup Ratusan Juta Rupiah Sekali Panen
Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka melaunching sistem pembayaran cashless payment ADIPATI QRIS dan pojok informasi "Solo Great Sale 2021" di Pasar Gede Harjonagoro. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Mas Wali Luncurkan Sistem Pembayaran ADIPATI QRIS dan “Solo Great Sale 2021”
Kegiatan penegakan PPKM Darurat yang digelar Koramil 09/Grogol. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Operasi Yustisi PPKM Darurat di Kecamatan Grogol Makin Ketat
Dukuh Janti, Heri Sugiyarto, memfasilitasi pembaharuan Kartu Keluarga (KK) untuk Ketua RT/RW baru di Padukuhan Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman. (Foto:Mc.Sleman)

Peristiwa

Dukuh Janti Fasilitasi Pembaharuan KK Ketua RT/RW Baru
Bupati H. Sunaryanta meninjau paviliun Wanagama. (Foto:nyatanya.com/Humas Gunungkidul)

Peristiwa

Wanagama Kembali Digunakan untuk Karantina Pasien Covid-19