Home / Wisata

Jumat, 10 September 2021 - 00:08 WIB

Wisata Edukasi Lereng Menoreh Gelar Simulasi Pembukaan Kembali

Edukasi membuat donat dari susu kambing dalam simulasi pembukaan wisata edukasi di Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman. (Foto: Humas/beritamagelang)

Edukasi membuat donat dari susu kambing dalam simulasi pembukaan wisata edukasi di Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman. (Foto: Humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Objek wisata edukasi di lereng Menoreh Desa Ngargoretno Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang, melakukan simulasi pembukaan kembali setelah ditutup beberapa waktu sejak pemberlakuan PPKM. Simulasi dilakukan setelah pemerintah melonggarkan kebijakan terkait pengendalian kasus Covid-19.

“Kita bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP NHI) Bandung melakukan simulasi cara menerima wisata sesuai protokol kesehatan di era pandemi Covid-19 dan di saat pemerintah sudah memperbolehkan menerima tamu,” kata Shoim, pengelola wisata edukasi lereng Menoreh, Kamis (9/9/2021).

Baca juga   Kota Magelang Raih WTP untuk Kelima Kalinya

Objek wisata edukasi ini menawarkan berbagai macam daya tarik, seperti museum marmer, memerah susu kambing etawa, membatik, seni tradisional juga budi daya madu. Apa yang disajikan merupakan sumber daya alam yang ada di desa ini. Dalam simulasi ini pihaknya juga melibatkan warga setempat.

“Ada sekitar 4-5 rumah yang kita jadikan tempat simulasi,” ujarnya.

Warga diajarkan bagaimana menerima tamu. Hal itu juga dilakukan untuk lebih menyiapkan mereka dalam menerima kunjungan wisata dengan protokol kesehatan yang sudah disyaratkan.

Baca juga   Batang Bangun Taman Syailendra Sebagai Wahana Eduwisata Sejarah

Shoim berharap, dengan simulasi ini bisa meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pengelola yang siap mengikuti anjuran protokol kesehatan. Selain itu, pemerintah juga segera membuka tempat wisata secara penuh, agar perekonomian warga juga kembali menggeliat.

Ditambahkan oleh Shoim, di tempat wisata edukasi ini, ada tambahan paket wisata yang ditawarkan, yakni kambing guling dan wisata menuju Tumpeng Menoreh menggunakan jip. (*)

Share :

Baca Juga

Peluncuran Teras Malioboro 2 Pojok Pasti Ada Jalan, kolaborasi Pemkot Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta dengan Gojek, Kamis (9/6/2022). Foto: Humas Pemkot Yogya

Wisata

Gojek dan Pemkot Yogya Siapkan Pedagang Teras Malioboro 2 Hadapi Era Digital
Penampakan Rumah Adat Batak Samosir atau Rumah Gorga hasil penataan Kementerian PUPR. (Foto: Dok.Kementerian PUPR)

Wisata

Masuk KSPN ‘Bali Baru’, Danau Toba Punya Wajah Baru
Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin mengunjungi Balkondes PGN Karangrejo, Magelang Jawa Tengah pada Kamis (21/04/2022). (Foto: Dok.PGN)

Wisata

Tinjau Kawasan Destinasi Wisata Prioritas, Wapres Sambangi Balkondes PGN Karangrejo
Masjid Agung Darussalam, Kabupaten Cilacap. (Foto: Diskominfo Jateng)

Wisata

Menilik Masjid Agung Darussalam Cilacap, Dibangun Keturunan Sunan Kalijaga 2 Abad Lalu
Peringatan 1 Syawal 1443 H/Alip 1955, Keraton Yogyakarta menggelar serangkaian agenda dari mulai pembagian ubarampe Gunungan Syawal hingga Ngabekten secara terbatas. (Foto: mc.kratonjogja)

Wisata

Belum untuk Umum, Keraton Yogyakarta Bagikan Ubarampe Gunungan Syawal Secara Terbatas
Salah satu potensi pengembangan pariwisata bahari di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia adalah wisata selam kapal tenggelam yang akan menawarkan petualangan baru bagi para penyelam dan memberikan gambaran sekilas tentang kehidupan masa lalu manusia karena kapal karam adalah Time Capsule bersejarah. (Foto: KKP/infopublik)

Wisata

KKP Teliti Arkeologi Maritim untuk Optimalkan Wisata Bahari Tidore
Seporsi masakan bakmi Jawa rebus dan segelas kopi gula aren miliki cita rasa mantap dan bermanfaat bagi kesehatan. (Foto: Istimewa)

Wisata

Bumbu Berkualitas Bikin Cita Rasa Bakmi Jawa Rebus Kian Mantap
Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno melakukan Rembug Santai bersama pelaku wisata, desa wisata dan ekonomi kreatif, bertempat di Kantor Eks Kawedana Parakan. (Foto:MC Kab Temanggung)

Wisata

Sandiaga Uno Rembug Santai dengan Pelaku Wisata Temanggung