Home / News

Rabu, 11 Agustus 2021 - 08:38 WIB

Woro-woro! ASN Magelang Wajib Update Data Melalui Aplikasi MySAPK

Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto menunjukan aplikasi MySAPK. (Foto: Humas/beritamagelang)

Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto menunjukan aplikasi MySAPK. (Foto: Humas/beritamagelang)

NYATANYA.COM, Megaleng – Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto meminta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang melakukan pemuktahiran data mandiri secara daring melalui aplikasi MySAPK.

“Pentingnya pemutakhiran data mandiri melalui MySAPK untuk mewujudkan data kepegawaian yang akurat, terkini, terpadu, berkualitas baik sehingga dapat menciptakan interoperabilitas data ASN, dan meningkatkan kualitas dan integritas data dalam rangka mendukung terwujudnya Satu Data ASN dan kebijakan pemerintah di bidang manajemen ASN,” ujar Adi, Selasa (10/8/2021).

Periode pelaksanaan pemuktahiran data mandiri sesuai Surat Keputusan BKN Nomor: 87 Tahun 2021 yaitu rentang waktu Juni-Agustus 2021 digunakan aktivasi akun MySAPK, mulai 15 Agustus-14 September alokasi waktu untuk kegiatan pemuktahiran data mandiri, sedangkan bulan Agustus-Desember 2021 digunakan untuk kegiatan verifikasi data MySAPK.

Baca juga   Tingginya Angka Kematian Covid-19 di Bantul karena Banyak Warga Pilih Isoman

“Apabila ASN dan PPT Non-ASN tidak melaksanakan pemutakhiran data mandiri melalui MySAPK pada periode yang telah ditentukan, sesuai dengan lampiran Surat Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor: 87 Tahun 2021 huruf L ayat 1, maka pelayanan manajemen kepegawaian yang bersangkutan tidak akan diproses,” tegas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Magelang, Eko Tavip Haryanto.

Mengingat pentingnya program ini serta sanksi bagi ASN yang tidak melaksanakan pemutakhiran data mandiri, Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor : 800/1690/22/2021 tanggal 6 Agustus 2021 menegaskan bahwa Pimpinan Perangkat Daerah bertanggung jawab untuk menginformasikan dan melakukan pegawasan terhadap proses pemuktakhiran data mandiri ASN di lingkungan kerjanya.

Baca juga   30 Kader di Sleman Diharapkan Hidupkan Pancasila di Masyarakat

Eko Tavip mengungkapkan BKPPD siap melakukan pendampingan/fasilitasi pelaksanaan kegiatan Pemuktahiran Data Mandiri ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang.

MySAPK versi Android dapat diunduh di Playstore atau melalui MySAPK versi web pada alamat https://mysapk.bkn.go.id/ untuk melakukan login dan aktivasi akun MySAPK dalam rangka persiapan pemuktahiran data mandiri. (*)

Share :

Baca Juga

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X kembali dilantik sebagai Dewan Pengawas RSUP Sardjito. (Foto:Humas Pemda DIY)

News

Sri Sultan Kembali Dilantik Sebagai Dewas RSUP Sardjito
Penampakan Gunung Merapi pukul 07.35 WIB dilihat dari pos Panguk. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Tiga Kali Awan Panas Gunung Merapi Meluncur ke Arah Barat Daya dan Tenggara
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Sembuh Covid-19 di DIY Bertambah, Hari Ini 1.110 Orang
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Waspada! Varian Delta Mulai Ditemukan di Beberapa Wilayah Jateng
Rekaman awan panas guguran Merapi tanggal 5 Agustus 2021 pukul 08.05 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Gunung Merapi 5 Kali Semburkan Awan Panas ke Arah Barat Daya
(ilustrasi:nyatanya.com)

News

Positif Covid-19 DIY Tambah 2.282 Kasus, Sembuh 1.241 Kasus
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogya akan menambah hingga lima mesin plasma konvalesen. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Penuhi Permintaan, PMI Yogya Tambah 5 Mesin Plasma Konvalesen
Salah satu kebijakan selama PPKM adalah pembatasan akses jalan di wilayah Kota Yogya. Pembatasan ini dinilai efektif mengurangi mobilitas masyarakat. (Foto: Agoes Jumianto)

News

Jangan Terlena! Meski Kasus Harian Covid-19 di Yogya Turun