Home / Peristiwa

Rabu, 1 September 2021 - 08:28 WIB

Tradisi Yaqowiyyu Jatinom 2021 Digelar Sangat Sederhana

Tradisi Yaqowiyyu 2021 akan dilaksanakan sangat sederhana. (Foto: Diskominfo Klaten)

Tradisi Yaqowiyyu 2021 akan dilaksanakan sangat sederhana. (Foto: Diskominfo Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Mengingat masih pandemi, perayaan tradisional sebar apem atau dikenal acara Yaqowiyyu Jatinom 2021 akan digelar sangat sederhana. Hal ini disebabkan untuk menghindari adanya kerumunan massa dan menekan merebaknya kasus baru Covid-19 di Kabupaten Klaten.

Hal ini disampaikan Camat Jatinom Wahyuni Sri Rahayu saat memimpin Rapat Persiapan Tradisi Yaqowiyyu di aula kantor kecamatan, Senin (30/8/2021) bersama jajaran Forkompinca, Pengelola Pelestarian Peninggalan Ki Ageng Gribig (P3KAG), kepala desa dan sejumlah tokoh masyarakat.

“Seperti tahun lalu, tradisi Yaqowiyyu 2021 akan dilaksanakan sangat sederhana. Tidak ada sebar apem dengan kerumunan massa. Kami selaku Satgas Covid-19 Tingkat Kecamatan Jatinom tetap menggunakan standart penerapan PPKM level 4. Walaupun nanti status Klaten dimungkin turun status ke lewel 3. Tapi prinsip kami harus tetap waspada menghindari segala kemungkinan penularan kasus. Maka setiap acara harus tetap mengutamakan protokol kesehatan secara ketat,” terangnya.

Baca juga   Ini Implementasi Perpanjangan PPKM Level 4 di DIY

Terkait kesiapan dan rencana kegiatan, pejabat yang akrab disapa Camat Dayu itu mengatakan rencana Yaqowiyu masih terus dimatangkan dengan pengurus P3KAG. Termasuk Surat Keputusan tentang kepanitiaan segera diterbitkan.

“Kami masih menunggu surat dari P3KAG terkait tata urutan acara. Kalau panitia di lewel kecamatan, SK masih digodok. Acara, tempat dan jumlah tamu ulama yang hadir harus dipersiapkan kaitannya dengan prokesnya. Maka tim nakes dari puskesmas tetap kami persiapkan untuk prokesnya seperti bukti vaksin dan uji swab antigen,” tambahnya.

Baca juga   99 Warga Mertoyudan Sembuh Covid-19

Sedangkan Ketua P3KAG Jatinom Ebta Tri Cahya dalam rapat menjelaskan telah menyusun rangkaian Yaqowiyyu, walaupun dilaksanakan dengan sederhana. Acara akan lebih menekankan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara.

“Acara akan dibuka dengan tahlil dan dzikir tanggal 16 September 2021. Ada acara semakan, serah tinampi apem panjang ilang di tanggal 22 dan 23 September 2021 sebelum acara puncaknya di tanggal 24 September 2021. Para ulama dari Demak, Rembang, Kudus, Magelang direncakan datang. Termasuk tokoh nasional dan menteri juga direncanakan datang. Skenario masih kita matangkan. Acara Yaqowiyu tahun ini lebih mengedepankan doa untuk bangsa berbarengan khaul Ki Ageng Gribig,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Bantul H. Abdul halim Muslih mencanangkan program kegiatan padat karya infrastruktur Tahun Anggaran 2021 di Pedukuhan Bungsing, Guwosari, Pajangan. (Foto: Humas Bantul

Peristiwa

60 Lokasi di Bantul Dapat Program Padat Karya Infrastruktur
Bantuan diserahkan secara langsung oleh Direktur Utama PT Kimia Farma Apotek Nurtjahjo Walujo Wibowo kepada Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Kimia Farma Bantu Multivitamin untuk Nakes Solo
Gibran meninjau tempat isolasi mandiri terpusat di SMP 8 Surakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Surakarta)

Peristiwa

Pastikan Kondisi Warga yang Isolasi Terpusat Tercukupi, Gibran Bawakan Buah-buahan
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima bantuan dari BNBP di Kantor BPBD. (Foto: Diskominfo Kabupaten Karanganyar)

Peristiwa

BNPB Bantu Peralatan Pasien Covid-19 di Isoter Karanganyar
Selain terus memberikan edukasi akan pentingnya prokes, Pemkab Wonosobo juga memberikan bantuan sembako kepada warga masyarakat. (Foto: Humas Wonosobo)

Peristiwa

Pemkab Wonosobo Gencar Lakukan Edukasi Prokes Kepada Masyarakat
Bupati Klaten Sri Mulyani. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Alun-alun Klaten Dibuka untuk PKL, Makan di Tempat 20 Menit
Serbuan Vaksin yang digelar Kodim Kota Salatiga. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Percepat Vaksinasi, Kodim Kota Salatiga Gelar Serbuan Vaksin
Kapolres Magelang AKBP Ronald A. Purba menyantuni anak yatim piatu akibat Covid-19 dalam program 'Aku Sedulurmu'. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

‘Aku Sedulurmu’ Santuni Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19